Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jalur Lengkap Mudik Sumatera dan Jawa

File berbentuk Excel dan dapat didownload di Mudik Sumatera dan Jawa

Silahkan kepada kawan-kawan yang ingin mudik menggunakan rute ini. dalam rute ini dilengkapi beserta tempat-tempat untuk mampir dan nomor telepon penting yang ada sejak dari ujung sumatera (NAD) sampai ke pelabukan Bakau heni (Bandar lampung) juga dari Pelabuhan Merak (Banten) sampai kepelabuhan Gilimanuk (Surabaya). juga dilengkapi nomor telpon hotel yang berada disepanjang rute mudik.

20 Juli 2008

Resto Hypermart






salah satu resto yang ada di pekanbaru adalah resto hypermart.......tepatnya di basemen Mall SKA pekanbaru. ditempat ini, selain dapa berbelanja dengan nyaman serta dapat memenuhi semua kebutuhan rumah tangga, juga dipintu keluar kasir terdapat tempat makan yang lumayan santai. sambil menimati layanan Indovision gratis, juga lalu lintas berbelanja, kita dapat memesan makanan sesuai selera kita, diantaranya seperti yang ada di foto

19 Juli 2008

Aneh Tapi Ada

disadur dari Blog Maranai

MAGIC #1
Orang India menemukan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat membuat FOLDER di komputer dengan program Microsoft manapun dengan judul folder "CON". Ini merupakan hal nyata dan seluruh kru Microsoft sendiri tidak dapat menjawabnya kenapa hal ini bisa terjadi. Cobalah dengan membuat sebuah folder dengan nama CON atau con.

Bukalah My Document -> File -> New -> Folder -> ketik CON atau Con atau con

Apa yang terjadi?

MAGIC #2
Bagi anda para pengguna Windows, lakukanlah hal berikut ini:

1) Buka sebuah notepad file kosong
2) Ketiklah "Bush hid the facts" (tanpa tanda kutip ya)
3) Save di mana pun anda suka
4) Tutuplah dan bukalah kembali file tersebut.

Aneh bukan?

MAGIC #3:
Cobalah hal yang menarik ini, sungguh aneh! Bahkan Bill Gates sendiri tidak menemukan jawabannya kenapa ini bisa terjadi! Hal ini ditemukan oleh orang Brazil. Cobalah!

1)Buka program Microsoft Word dan ketik: =rand (200, 99)
2) kemudian anda ENTER

Apa yang anda temukan? Menarik bukan? coba aja.....

Carilah jawabnya.....apakan anda sudah tahu jawabnya kenapa ?

18 Juli 2008

Antara Palembang dan Pekanbaru



Ternyata tidak hanya Palembang saja yang mempunyai penduduk air. pekanbaru yang juga terbelah oleh sungai, juga memiliki kampung airnya. kalau pemerintah pekanbaru mau berbenah dan bercermin, daerah ini bisa mereka manfaatkan untuk wisata. kalau dipalembang seperti kampung air dekat jembatan ampera. tp saya kira ini hampir sama posisinya...perkampungan air di pekanbaru juga tidak jauh dari jembatan siak (jembatan lekton)........kalau ada aparat pemerintah yang sempat membaca tulisan ini, mohon di gagas kepada pemerintah yg sebentar lagi terpilih untuk dapat mengagendakannya....trima kasih ubernur

CD Linux Gratis

Tanggal 21 - 25 Juli 2008 ada tugas di Kantor Palembang, tiba 19 Juli 2008 dan berangkat 27 Juli 2008. Lumayan untuk mengobati kangen dengan Palembang. Kebetualan saya punya file iso OpenSUSE11 (DVD), Fedora9 (5CD), CentOS5.1 (DVD), Ubuntu dan KUbuntu yang saya simpan di Harddisk External, Bagi rekan-rekan yang berdomisili di Palembang dan sekitarnya yang ingin mencopy-nya silahkan japri ke bli_dane(at)yahoo(dot)com atau bli(dot)dane(at)gmail(dot)com. Kalau bisa sertakan nomer HP, jadi kita bisa janjian.
hubungi hp 0813 67312341-------AN. wAYAN dANE

14 Juli 2008

Angkot Nakal



Persimpangan ini termasuk salah satu tempat yang lumayan rame traffic lalu lintasnya, tp sayangnya, para supir angkot malah menambah kemacetan dengan memarkir kendaraan mereka dipersimpangan lampu merah, padahal terdapat kantor polisi tepat diseberang jalan. mungkin polisi sudah bosan menegur mereka. terkadang sampai 15 angkot yang menunggu penumpang disini.

13 Juli 2008

Ajang Soundrenalin Pekanbaru






pengunjung tidak hanya menikmati musik yang disuguhkan, tetapi pengunjung juga dapat menikmati permainan gratis yang disediakan oleh panitia, hadiahnya sih gak begitu besar, cukup kaos kenang-kenangan saja

Update Soundrenalin Pekanbaru





salah satu Personil yang tampil dipanggung

Update Soundrenalin 2008 Pekanbaru






hari ini tanggal 13 Juli 2008, konser akbar soundrenalin 2008 pekanbaru akan dimulai. pukul 6 pagi saya coba mengabadikan gambar updatenya, tidak disangka, pagi-pagi ini sudah ada anak-anak band yang ingin menonton konser. mereka bilang takut gak dapet bagian depan. tampak keramaian didepan gerbang masuknya. gerbang dibuka sebanayak 3 tempat, sedangkan panggung yang disediakan ada 3 ukuran raksasa, saya akan terus mengupdate info ini.

Tiket


Harganya tidak terlalu mahal, cuma Rp. 20.000

Kesempatan


disaat persiapan Soundrenalin pekanbaru, banayk juga rupanya pedagang yang mencoba mengais rezeki. terlihat seperti bapak ini, dia tidak buntu akal untuk tetap menjajakan dagangannya dikeramaian

Soundrenalin 2008 Pekanbaru





11 Juli 2008

Awan




Ternyata enak juga jeprat-jepret langit, dikala siang, kita akan merasakan damai ketika melihat dan memandang langit serta melihat awan yang berkejaran. ternyata kedamaian akan terasa. coba bayangkan, awan yang tidak ada kehendak berjalan kesana kemari.....sayangnya hanya gambar yang saya abadikan

Ngetrek









Tepatnya di Jl. WR. SUPRATMAN Pekanbaru. jalanan ini kalau sore sering dijadikan ajang balapan liar anak-anak muda, gak ketinggalan anak perempuan juga. tampak aksi yang mereka lakukan dalam gambar

10 Juli 2008

Pameran IT 2008



Karena di Pekanbaru baru bermunculan titik Hotspot Internet, makanya sering diadakan pameran IT, terutama pameran Laptop. maklum, gaya selebritis yg kemana2 selalu tentang laptop....

07 Juli 2008

Pasar Panam II




Lokasi Jl. HR Subrantas/Pekanbaru-Bangkinang
Menjelang tahun ajaran baru masuk sekolah SD, SMP dan SMU, banyak pasar-pasar dadakan bermunculan. daerah yang satu ini adalah daerah perlintasan antara kota pekanbaru ke padang atau kota pekanbaru ke bangkinang. saya perhatikan, baru dalam minggu-minggu ini daerah panam menjadi lokasi pasar dadakan. lokasi yang mereka tempati adalah trotoar jalan serta lahan halaman parkir pada ruko.
tampak suasana setempat. rata-rata barang yang didagangkan adalah kebutuhan sekolah, tidak ketinggalan seorang laki-laki tua menjajakan batu cincin hiasan.

06 Juli 2008

Anak Jalanan


Tampak Bos dan anak buahnya. anak-anak ini adalah tenaga kecil yang dipekerjakan untuk memenuhi kebutuhan bos-nya..foto diambil di taman dadakan belakang kantor walikota pekanbaru

05 Juli 2008

Pojok Santai Lubuk Idai



Tempat ini dekat dengan Mall SKA Pekanbaru, tepatnya di Jl. Nangka Ujung. orang pekanbaru banyak menyebutnya Pondok santai Lubuk Idai. tempatnya lumayan nyaman, diatas kolam ikan. menunya beraneka ragam, malam minggu ini beserta keluarga mencoba makan disana. pesan ikan bakar, es lemon tea, air mineral, untuk anak disediakan minuman es teh manis...rasanya kita ada di perkampungan yang nyaman dan sejuk. silahkan anda mampir kalau main-main ke pekanbaru

04 Juli 2008

Wong Palembang Ngetop (II)


"Ngetop" Lagi !!!!!

Bukan Wong Palembang bae yang kaget, aku be yang perantauan palembang sangat terpukul dengan berita ini.....
disela-sela demo kenaikan BBM, ternyata ado wong palembang yang "nyemelo"(neko-neko=bhs jawa).
kalu aku pikir, wong itu minta perhatian, la tau palembang menyambut Visit Musi 2008, dio "nyemelo"

berita terkait dari Harian Kompas dibawah ini.
silahkan membaca
Sarie Febriane(kontributor Kompas)

Pembicaraan warga Palembang dalam tiga hari terakhir ini tak lepas dari penangkapan polisi terhadap 10 orang yang diduga terkait kelompok teroris. Wong Plembang sangat terkejut karena kota pempek yang selama ini relatif aman menyambut program Visit Musi 2008 dan kesibukan pilkada gubernur tanggal 4 September 2008, ternyata menjadi tempat subur bagi kelompok teroris.

”Rasanya enggak mungkin. Dia selalu azan di masjid situ. Bicaranya halus, agak berlogat Jawa,” ujar Suminah (53) warga Lorong (gang) Al-Ikhlas, RT 30 RW 06, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, dengan setengah berbisik bercerita tentang tetangganya, Abdul Rahman alias Musa alias Ifan salah satu tersangka yang ditangkap polisi. Tak jauh dari rumah itu ada Masjid Ainul Yaqin, di mana Musa kerap mengumandangan azan.

Musa ditangkap polisi, Selasa (1/7), karena diduga terlibat dalam jaringan teroris, yang terkait dengan Al-Jamaah Al-Islamiyah (JI). Saat ditangkap, Musa tengah mengendarai sepeda motor di Simpang Sekip, Palembang. Musa berusaha kabur dan akhirnya bertabrakan dengan sepeda motor polisi. Musa bahkan sempat berusaha mencabut senjata api revolver yang dibawanya.

Suminah dan suaminya, Sadiun (68), mengaku beberapa kali berinteraksi dengan Musa dan keluarganya. Keempat anak Musa kerap bermain-main di halaman rumah Suminah dan Sadiun, yang tak berpagar. Di rumah Musa, polisi menemukan alat stetoskop.

Burlian Usi (48), tetangga Musa lainnya bertutur, laki-laki kelahiran Kota Bumi, Lampung Tengah 12 Desember 1973 itu kerap dikunjungi tamu, di antaranya Fajar alias Omar, alias Taslim, alias Abu Hazam, seorang warga negara Singapura keturunan India. Omar ditangkap polisi Sabtu (28/6) di Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. ”Mereka berdua juga sering berboncengan sepeda motor,” kata Burlian.

Burlian juga mengenal Omar karena Omar pernah mengontrak sekitar tiga bulan di dekat rumah Musa. Burlian ingat, Omar kerap berjualan Al-Quran, baju koko, dan juga kain. ”Dia pandai bahasa Inggris,” ujar Burlian.

Di antara 10 orang tersangka teroris di Palembang yang dibekuk polisi antiteror, Musa merupakan sosok yang paling keras. Oleh karena itu, Musa kerap dianggap ”pemimpin” di antara anggota lainnya. Dalam kelompok di Palembang ini, tak ada struktur khusus sehingga tak ada pemimpin formal secara struktural.

Omar kemudian pindah ke kontrakan di Kelurahan Karyabaru, Kecamatan Sukarami, Palembang. Tempat ini paling tidak merupakan persinggahan Omar yang kelima sebelum akhirnya tertangkap di Sekayu. Rumah kontrakan Omar di Karyabaru itu sangat sederhana, dan nyaris tak ada perabot selain tikar.

Omar tinggal di kontrakan bertarif Rp 150.000 per bulan bersama istrinya yang sedang hamil dan kedua anaknya. ”Dia di sini cuma tiga bulanan. Lalu pindah ke Sekayu karena mengajar Bahasa Inggris di sana. Waktu di sini, dia sering mengajari anak saya Bahasa Inggris dan mengaji,” tutur Hernita (36), tetangga sekaligus pemilik rumah kontrak.

Teman baik Musa dan Omar lainnya adalah Agus Tiawarman, lelaki kelahiran Lubuk Linggau, Sumsel, 7 Agustus 1973. Kamis petang, saat didatangi Kompas ke rumahnya di kawasan Perkuburan Cina, Lebung Siaran, Palembang, ibu dan istri Agus tampak pasrah. Agus memiliki orang anak. ”Saya sering nasihati dia, bekerjalah yang benar, kumpulkan uang untuk sekolah anak-anaknya sampai sarjana karena dia dan saudara-saudaranya sarjana semua,” kata ibunya, Nurkasih (60), yang ditemani istri Agus yang enggan banyak bicara.

Agus menurut Nurkasih merupakan pegawai negeri sipil di Lembaga Permasyarakatan Palembang dengan golongan 3B. Agus juga kerap berjualan minyak wangi. Di rumahnya itu, polisi menemukan botol-botol berisi biang minyak wangi. Agus juga kerap datang ke rumah Musa dan sesekali membawa banyak gula merah. Burlian, tetangga Musa, pernah diberi sepeti gula merah oleh Agus. ”Saya pasrah saja, kalau dia memang punya salah, silakan polisi ambil,” kata Nurkasih.

Warga di kawasan Simpang, Palembang, tepatnya di Jalan Papera juga terkejut setelah polisi menemukan 20 bom, dan bahan peledak lainnya. Mereka sama sekali tidak percaya dua penghuni rumah nomor 2110 itu, menyimpan bahan peledak.

Sulaiman (54) pemilik warung yang letaknya persis di samping rumah penyimpanan bom di Jalan Papera tak percaya anak muda yang sering berbelanja di warungnya itu terkait terorisme. Anak muda itu adalah Heri Purwanto, dan temannya Wahyudi.

Menurut Sulaiman, Heri dan Wahyudi bukan orang asing di lingkungan itu. Sepengetahuannya Heri diminta oleh Fauzi sebagai pemilik rumah kosong tersebut untuk menjaganya. Namun, karena Heri punya kesibukan lain maka Heri mengajak Wahyudi untuk membantu menjaga rumah itu.

Fauzi yang kini ikut ditahan Densus 88 mempercayakan penjagaan rumah itu pada Heri karena kelakukannya baik dan rajin beribadah. Selain itu Heri adalah bekas murid adik Fauzi.

Sulaiman yang sudah 30 tahun tinggal di Jalan Papera mengungkapkan, kawasan tersebut berkembang karena letaknya ada di pusat kota. Jalan Papera dekat dengan mal, bank, dan perkantoran. ”Sekarang harga tanah di sini Rp 2 juta per meter, padahal dulu cuma rawa-rawa. Pembangunan daerah ini pesat sejak krisis moneter karena orang ramai-ramai beli tanah untuk investasi.”

Menurut Sulaiman, warga Palembang punya sifat terbuka pada pendatang. Bahkan cenderung tak peduli. ”Pendatang baru tak akan dicari-cari Pak RT. Di Palembang tidak perlu lapor ke RT kalau tinggal lebih dari 24 jam,” kata Sulaiman.

Sedangkan Purwanti (57) ibu Heri saat ditemui Kompas begitu terpukul dengan penangkapan anaknya. Keluarga itu tinggal di sebuah rumah sederhana di lorong sempit.

Purwanti tidak tahu keberadaan anaknya sekarang, dia hanya mengetahui dari omongan para tetangga setelah melihat tayangan televisi. ”Suami saya berangkat ke Bangka untuk mencari pekerjaan sehari sebelum Heri ditangkap. Sekarang suami saya belum tahu kalau anaknya ditangkap,” kata Purwanti.

Saat ditanya tentang teman Heri yang sering berkunjung, Purwanti mengatakan ada teman Heri yang bertubuh pendek, berjenggot, dan berkulit putih. Menurut Heri, nama temannya itu Wahyudi. ”Masak anak saya bisa merakit bom? Saya betul-betul kaget dan tidak menyangka,” ujar Purwanti.

Kegiatan Heri sehari-hari adalah berjualan pulsa telepon genggam di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang. Pekerjaan menjaga rumah Fauzi baru dijalaninya beberapa bulan. ”Saya sangat ingin mencari anak saya dan menengoknya. Saya Cuma dengar dari tetangga kalau anak saya dibawa ke Jakarta,” ujar Purwanti sambil menangis.

Tertangkapnya dua orang teroris di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan juga membuat warga daerah yang menjadi sentra beras tersebut gempar. Keterkejutan mereka karena kabar penangkapan teroris diketahui warga setelah membaca Koran dan melihat berita televisi.

Suliyah (25), warga kampung satu desa tugumulyo kec lempuing mengatakan dia malah tidak mendengar ada berita tersebut secara langsung. Hanya sebagai warga Lempuing dia tahu desa Bumiharjo itu memang tidak aman. Banyak pelaku kejahatan/kriminalitas di sana.

Dari Pantauan Kompas, kesibukan warga Desa Lempuing terlihat wajar. Warga desa yang membuka rumah makan tetap berjualan, tidak tampak aktivitas yang tegang karena munculnya berita penangkapan. Empat orang di antar tersangka teroris ditangkap di Desa Bumiharjo, Blok C dan Blok J, di Kecamatan Lempuing.

Hal yang sama juga dirasakan warga Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapan, Kabupaten Banyuasin. Lurah Sukomoro, Agus F Jaya memastikan, dia tak memiliki warga yang berkebangsaan asing.

Tampaknya, para teroris tersebut berhasil menyembunyikan jati diri dari warga yang selama ini terbiasa dengan peristiwa kriminalitas di Palembang yang relatif lebih tinggi dibandingkan kota-kota besar lain. Kejahatan konvensional seperti pencurian, perampokan, penganiayaan, dan pembunuhan sering terjadi. Meskipun demikian, ketika kasus terorisme dan penemuan 20 bom di Palembang terungkap, warga seperti tersambar petir di siang bolong.

03 Juli 2008

HELLO

Hello Dear

My name is Mrs. Elena Morris; I am a dying woman who has decided to
donate what I have to you and the charity organization around your community. I am 62 years old and I was diagnosed for cancer for about 2 years ago immediately after the death of my husband who has left me everything he worked for and because the doctors told me I will not live longer than some weeks because of my health i decided to WILL/donate the sum of $5.700.000.00 to you.

Here is the Contact information of my Attorney below:
VAN DER JOEL ADVOCATEN
ANTWOORD 1070 AM PARNASSUSWEG BOULEVARD
AMSTERDAM NETHERLANDS

Email: advocatenvandjoe@web2mail.com
Email: advocatenvanjoel@aol.com

Barr: Van Der Joel Advocaten

and tell him that I have WILLED $5.700.000.00 to you I know I don't know you but I have been directed to do this.

Best Regards,

From Mrs. Elena Morris.

02 Juli 2008

Forum Kita

link aja ke sini untuk uneg-uneg, inspirasi, dan sebagainya..::Forum Kita::..