Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jalur Lengkap Mudik Sumatera dan Jawa

File berbentuk Excel dan dapat didownload di Mudik Sumatera dan Jawa

Silahkan kepada kawan-kawan yang ingin mudik menggunakan rute ini. dalam rute ini dilengkapi beserta tempat-tempat untuk mampir dan nomor telepon penting yang ada sejak dari ujung sumatera (NAD) sampai ke pelabukan Bakau heni (Bandar lampung) juga dari Pelabuhan Merak (Banten) sampai kepelabuhan Gilimanuk (Surabaya). juga dilengkapi nomor telpon hotel yang berada disepanjang rute mudik.

25 Mei 2008

Nelayan Sampah

Nelayan Sampah



Jika dulu para nelayan datang ke sungai untuk menjaring ikan, kini para nelayan datang ke sungai untuk menjaring sampah.

Naik sampan dan membawa tangguk ke Sungai Siak bukanlah pekerjaan baru bagi Amran (42). Sudah belasan tahun aktivitas itu dilakukan pria yang tinggal di bantaran Sungai Siak ini, tepatnya di Jalan Nelayan, Kecamatan Meranti Pandak, Kota Pekanbaru. Hanya saja kini Amran tidak lagi ke sungai untuk menjaring ikan, tetapi menjaring sampah.......

detil......

Jangan Main-main dengan Mahasiswa

Tokoh pergerakan yang dikenal dengan tokoh peristiwa Malari tahun 1974, Hariman Siregar mengingatkan kepada pemerintah untuk tidak menganggap enteng dengan sikap yang ditunjukan kepada pemerintah dalam menolak kenaikan BBM. Hariman menyatakan, inilah sikap mahasiswa sebenarnya yang tetap menyuarakan nasib rakyat atas sikap pemerintah yang dianggapnya makin tidak peduli dengan nasib rakyatnya sendiri.

"Sikap saya sama dengan sikap Gus Dur. Saya sudah tidak percaya lagi dengan sikap pemerintahan ini. Teruslah para mahasiswa berjuang dalam membela kepentingan rakyat. Saya ingatkan pada pemerintah, jangan main-main dengan mahasiswa. Lihat saja nanti," kata Hariman Siregar kepada Persda Network, Sabtu (24/5).

"Pemerintah harus dengarkan mahasiswa. Kalau tidak mau dengar juga, bisa celaka. Mahasiswa jangan memusuhi aparat, tapi musuhi pemerintah saja yang sudah tidak mau peduli," kata Hariman dengan nada ketus.

Hariman yang dulu memiliki ide cabut mandat dengan menyuarakan turun ke jalan terhadap rezim pemerintahan SBY-JK ini kembali menyatakan, aksi yang dilakukan oleh mahasiswa kali ini adalah aksi yang paling kuat karena menyentuh perasaan rakyat banyak.

"Jadi, jangan berfikir kalah menang. Bagi saya, gerakan mahasiswa itu memang harus seperti ini.Sejarahnya, kalau hanya sekedar isu-isu saja, masih elitis. Sekarang, mahasiswa sudah tidak elitis lagi, tapi sudah beneran, memperjuangkan nasib rakyat," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hariman juga menyesalkan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang memerintahkan para mahasiswa untuk ditangkapi bila melakukan aksi dengan menghalang- halangi jalan.

"Dia itu (Jusuf Kalla) tidak ngerti apa itu gerakan rakyat," kata Hariman. Sementara itu, salah seorang mahasiswa yang melakukan aksi bersama di depan kampus Universitas Nasional (Unas) Wijaya yang ditemui menuturkan, polisi sejak pagi hari, sekitar pukul 6.00 pagi sudah masuk ke kampus dan melakukan aksi tindakan anarkis. Dijelaskan, motor maupun mobil milik para mahasiswa yang diparkir di depan kampus juga tak luput dari tindakan anarkis.

"Aparat keamanan juga menghancurkan kelas di setiap blok. Melakukan sweeping kepada para mahasiswa Unas yang melakukan aksi penolakan kenaikan BBM sejak semalam. Sekitar pukul 10 malam kemarin," cerita Wijaya.

Beruntung, Wijaya luput dari aksi anarkis aparat dan berhasil melarikan diri sehingga tak ikut diciduk aparat. Cuma beberapa teman kami banyak yang mengalami luka berat karena dipukuli, ada juga yang ditangkap sambil diseret-seret. Sejak semalam, mahasiswa dengan aparat juga sudah siap bentrok," jelas Wijaya lagi yang wajahnya terlihat memar terkena pentungan aparat saat aksi pada Jumat malam kemarin.

Terlihat, dari depan pintu masuk utama kampus Unas yang bercat hijau, sisa-sisa penyerangan yang dilakukan oleh aparat oleh mahasiswa masih terlihat. Pecahan kaca juga terlihat di mana- mana, di ruang kelas, sampai berceceran di depan halaman kampus. Beberapa buah sepeda motor terlihat rusak parah.